Senin, 19 Agustus 2013
Bidan Delima: Alat-alat Kebidanan
Bidan Delima: Alat-alat Kebidanan: Alat kebidanan dan fungsinya Bekal seorang bidan sebelum melakukan praktek pada sebuah layanan rumah bersalin adalah mengetahui nama...
Selasa, 29 Januari 2013
RIVIEW TEXT
CRAYON SHIN-CHAN
|
S
|
![]() |
| Add caption |
The anime
itself was extremely popular yet controversial. It is the first animation show which have a "BO" rating, then
"R-BO" rating (an Indonesian equivalent to the United States rating
"PG").
In Japanese version (seiyū) : Akiko Yajima as Shin-chan / Shinnosuke Nohara, Miki Narahashi as Misae Nohara, Keiji Fujiwara as Hiroshi Nohara, Satomi Koorogi as Himawari Nohara. In Indonesian version : Ony Syahrial as
Shin-chan / Shinnosuke Nohara.
This anime follows
the adventures of the five-year-old Shinnosuke "Shin" Nohara and his
parents, baby sister, dog, neighbours, and his friends. One episode is “Shinchan go shopping”. In this episode, tell
story when early morning, Shinchan awakened by his
mother. But shinchan replied lazily as his own sleepy. Then his mother
had scolded him and told him to quickly get up and take a bath. Shinchan wake
up and scold his mother "captious". His mother was angry again. After
bath, his mother asked him to help her to go shopping in minimarket because his
father friends will come tonight. As usual, Shinchan always asking salary or
compensation. His mother was grumbling and Shinchan immediately went to a
minimarket.
![]() |
| Add caption |
In this episode, showing examples of
disrespectful behavior towards parents, because scold his mother. Not good if
it was imitated by kids who watch this animation. Although the good value is
Shinchan wants to help her mother to go to the market.
Not also in this episode, in other episode, there
are good and bad values that contained in the Shin-chan anime.
That good values are:
1. Shin-chan give examples of good attitude for
children who watch this anime. For example, Shin-chan is very responsible when
his parents ask him to keep his sister.
2.
He cares with his friends.
And
the bad value that can impact child behavior. There are :
1.
Shin-chan
is not obey with his parents.
2.
Shin-chan
liked to act like an adult.
3.
Shin-chan
like think slob.
Because there
are some attitudes or habits that are not good to be imitated, Shin-chan is not
good for children (who has innocent mind) to watch. If children watch this
anime, they must be accompanied by their parents.
DEPAPEPE - Snow Dance
intro
D...D...D...D...
D...DM7...G...Bb...(2X)
verse
D...DM7...G...Bb...(4X)
brigde
intro
D...D...D...D...
D...DM7...G...Bb...(2X)
verse
D...DM7...G...Bb...(4X)
brigde
Bm/B...Bm/b...D...D...
Bm/B...Bm/b...A...A...
D...D...
chourus
D...G...A...F#m...Bm7...E...A...A7...
D...G...A...F#m...Bm7...E...A...A7...
verse (dipetik)
D...DM7/B...G/E...Bb...
D...DM7/B...G/E...Bb.C.
solo
D...DM7/B...G/E...Bb...(3X)
brigde(dipetik)
Bm/B...Bm/b...D...D...
Bm/B...Bm/b...A...A...
D...D...
chourus Dipetik pada baris pertama(G,A,F#m)
A...A...A..D...G...A...F#m...Bm7...E...A...A7...
D...G...A...F#m...Bm7...E...A...A7...(3X)
outro
D...DM7...G...Bb...(2X)
D...D...D...D...
D...DM7/B...G/E...Bb...
D...DM7/B...G/E...Bb.C.
solo
D...DM7/B...G/E...Bb...(3X)
brigde(dipetik)
Bm/B...Bm/b...D...D...
Bm/B...Bm/b...A...A...
D...D...
chourus Dipetik pada baris pertama(G,A,F#m)
A...A...A..D...G...A...F#m...Bm7...E...A...A7...
D...G...A...F#m...Bm7...E...A...A7...(3X)
outro
D...DM7...G...Bb...(2X)
D...D...D...D...
Sabtu, 17 Maret 2012
MENGURANGI KONSUMSI NASI PUTIH
Ghiboo.com - Mulai untuk berpuasa makan nasi sepertinya baik untuk dicoba. Penelitian terbaru menunjukkan ada kemungkinan untuk mengembangkan risiko diabetes tipe 2 melalui makan nasi.
Penelitian dilakukan dengan melihat kembali empat penelitian sebelumnya yang melibatkan sekitar 350.000 orang. Hasilnya, semakin banyak makan nasi putih, maka semakin tinggi kesempatan seseorang untuk mengembangkan kondisi tersebut.
Temuan yang dimuat dalam British Medical Journal menganalisis seluruh partisipan melalui satu porsi nasi 18 gram dan faktor lain, seperti berat badan, tingkat olahraga dan diet. Selama masa penelitian (4-22 tahun), sekitar 13.200 orang mengembangkan diabetes.
Orang Asia dianggap berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan orang Asia cenderung memiliki asupan jauh lebih tinggi untuk mengonsumsi nasi dibandingkan orang Barat, rata-rata tiga hingga empat porsi dalam sehari.
Para peneliti menjelaskan bahwa terdapat efek negatif terhadap kadar gula darah karena nasi putih mengandung indeks glikemik yang tinggi dibanding nasi merah. Selain itu, nasi putih juga memiliki nutrisi yang lebih sedikit, termasuk serat dan magnesium, yang dapat mencegah diabetes tipe 2.
Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat glukosa dilepaskan kedalam aliran darah setelah makan. Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah, seperti beras merah, membuat orang merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula lebih stabil.
Penelitian dilakukan dengan melihat kembali empat penelitian sebelumnya yang melibatkan sekitar 350.000 orang. Hasilnya, semakin banyak makan nasi putih, maka semakin tinggi kesempatan seseorang untuk mengembangkan kondisi tersebut.
Temuan yang dimuat dalam British Medical Journal menganalisis seluruh partisipan melalui satu porsi nasi 18 gram dan faktor lain, seperti berat badan, tingkat olahraga dan diet. Selama masa penelitian (4-22 tahun), sekitar 13.200 orang mengembangkan diabetes.
Orang Asia dianggap berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan orang Asia cenderung memiliki asupan jauh lebih tinggi untuk mengonsumsi nasi dibandingkan orang Barat, rata-rata tiga hingga empat porsi dalam sehari.
Para peneliti menjelaskan bahwa terdapat efek negatif terhadap kadar gula darah karena nasi putih mengandung indeks glikemik yang tinggi dibanding nasi merah. Selain itu, nasi putih juga memiliki nutrisi yang lebih sedikit, termasuk serat dan magnesium, yang dapat mencegah diabetes tipe 2.
Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat glukosa dilepaskan kedalam aliran darah setelah makan. Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah, seperti beras merah, membuat orang merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula lebih stabil.
SAAT HAID
TRIBUNNEWS.COM - Menjelang jadwal menstruasi datang, biasanya kita mulai merasa pusing, lemas, sedikit nyeri di perut bagian bawah, atau malas beraktivitas. Perempuan yang lain akan merasa tubuh jadi lemas dan cepat lelah, berat badan bertambah, berjerawat, sampai pinggang terasa pegal. Inilah tanda-tanda Anda sedang mengalami PMS, alias premenstrual syndrome.
"Yang paling sering terjadi adalah perempuan jadi mudah marah, emosi labil, dan nafsu makannya meningkat," tutur dr Ryan Thamrin, konsultan masalah reproduksi seksual, saat acara "Shine with Charm" di STIE Perbanas, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2011) lalu.
Menurut Ryan, ada beberapa trik yang bisa digunakan untuk mengurangi keluhan PMS ini, khususnya dalam hal asupan makanan. Contohnya:
Mengurangi makanan gurih. Lebih baik hindari makanan yang bersifat gurih atau asin, seperti kentang goreng, kacang-kacangan, atau makanan berbumbu lainnya. Kandungan garam yang tinggi dalam tubuh akan mempercepat proses pelepasan air berlebih di dalam tubuh, sehingga tubuh cepat terasa lemas.
Menambah konsumsi serat. Serat dari sayuran dan buah-buahan bisa membantu mengurangi keluhan PMS. Pisang, misalnya, mengandung vitamin B6 yang mampu mengurangi gejala PMS seperti payudara yang menegang, retensi air, dan mood yang berubah-ubah. Sedangkan nenas, kaya akan vitamin A, B, dan C, serta mangan. Mineral ini telah terbukti mampu meningkatkan mood dan mengurangi retensi air, sehingga Anda terbebas dari problem perut kembung.
Memperbanyak minum air putih. Hindari minum terlalu banyak gula, kafein, cokelat, dan es. Kondisi dingin dalam tubuh tidak baik untuk aliran darah. Sebaiknya minum air putih hangat untuk memperlancar aliran darah.
Mengonsumsi zat besi. Saat menstruasi, kita kehilangan 12-15 mg elemen zat besi. Karena itu, saat menstruasi Anda perlu minum vitamin penambah darah. Selain dengan mengonsumsi vitamin, Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi adalah daging sapi, kambing, ayam, ikan, ikan tuna, telur, oatmeal, serta berbagai sayuran berwarna hijau.
Konsumsi vitamin C. Untuk memperkuat daya tahan tubuh, sebaiknya tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C. Selain jeruk, nenas, mangga, atau pepaya, sumber vitamin C ada pada strawberry, brokoli, semangka, kembang kol, kubis, dan tomat.
"Yang paling sering terjadi adalah perempuan jadi mudah marah, emosi labil, dan nafsu makannya meningkat," tutur dr Ryan Thamrin, konsultan masalah reproduksi seksual, saat acara "Shine with Charm" di STIE Perbanas, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2011) lalu.
Menurut Ryan, ada beberapa trik yang bisa digunakan untuk mengurangi keluhan PMS ini, khususnya dalam hal asupan makanan. Contohnya:
Mengurangi makanan gurih. Lebih baik hindari makanan yang bersifat gurih atau asin, seperti kentang goreng, kacang-kacangan, atau makanan berbumbu lainnya. Kandungan garam yang tinggi dalam tubuh akan mempercepat proses pelepasan air berlebih di dalam tubuh, sehingga tubuh cepat terasa lemas.
Menambah konsumsi serat. Serat dari sayuran dan buah-buahan bisa membantu mengurangi keluhan PMS. Pisang, misalnya, mengandung vitamin B6 yang mampu mengurangi gejala PMS seperti payudara yang menegang, retensi air, dan mood yang berubah-ubah. Sedangkan nenas, kaya akan vitamin A, B, dan C, serta mangan. Mineral ini telah terbukti mampu meningkatkan mood dan mengurangi retensi air, sehingga Anda terbebas dari problem perut kembung.
Memperbanyak minum air putih. Hindari minum terlalu banyak gula, kafein, cokelat, dan es. Kondisi dingin dalam tubuh tidak baik untuk aliran darah. Sebaiknya minum air putih hangat untuk memperlancar aliran darah.
Mengonsumsi zat besi. Saat menstruasi, kita kehilangan 12-15 mg elemen zat besi. Karena itu, saat menstruasi Anda perlu minum vitamin penambah darah. Selain dengan mengonsumsi vitamin, Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi adalah daging sapi, kambing, ayam, ikan, ikan tuna, telur, oatmeal, serta berbagai sayuran berwarna hijau.
Konsumsi vitamin C. Untuk memperkuat daya tahan tubuh, sebaiknya tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C. Selain jeruk, nenas, mangga, atau pepaya, sumber vitamin C ada pada strawberry, brokoli, semangka, kembang kol, kubis, dan tomat.
Atasi nyeri saat Haid
Ghiboo.com - Normalnya, wanita akan kedatangan tamu sebulan sekali yang biasa disebut dengan menstruasi atau haid. Tak jarang haid sering diiringi rasa nyeri yang amat menyiksa dan mengganggu.
Sebagian besar wanita mengurangi rasa nyeri tersebut dengan mengonsumsi obat-obatan atau jamu. Jangan khawatir, ada cara alami untuk mengurangi rasa nyeri haid.
Karbohidrat kompleks
Sebelum dan selama menstruasi, muncul keinginan yang besar untuk mengonsumsi gula dan karbohidrat sederhana. Anda sebaiknya jeli dengan tipe karbohidrat yang dikonsumsi.
"Yang terbaik adalah dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks untuk menjaga energi agar tetap stabil. Ada beberapa makanan yang bisa dipilih, seperti oatmeal, kentang manis atau whole wheat pasta dan beras merah bisa diandalkan," ungkap Marissa Lippert, seorang ahli gizi.
Makanan tersebut tak hanya mengandung serat, namun juga menjadi sumber magnesium yang sangat dibutuhkan tubuh saat siklus menstruasi.
Kacang atau Biji-bijian
Pilih kacang-kacangan sebagai cemilan di kala haid. Makanan ini mengandung vitamin B6 yang bermanfaat untuk mengurangi gejala PMS. Kacang tak hanya baik untuk sistem pencernaan namun juga membantu menstabilkan kondisi emosi, karena biji-bijian kaya akan karbohidrat kompleks yang mampu meningkatkan serotin, zat kimia yang menimbulkan rasa senang dan relaksasi.
Susu atau yoghurt
Keduanya merupakan sumber kalsium. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi 1.200 mg kalsium per hari mengalami penurunan nyeri haid hingga 30 persen. "Jika ada satu nutrisi yang dibutuhkan wanita untuk mengalahkan rasa nyeri haid adalah kalsium," papar Karen Ansel, juru bicara Asosiasi Diet Amerika.
Sebagian besar wanita mengurangi rasa nyeri tersebut dengan mengonsumsi obat-obatan atau jamu. Jangan khawatir, ada cara alami untuk mengurangi rasa nyeri haid.
Karbohidrat kompleks
Sebelum dan selama menstruasi, muncul keinginan yang besar untuk mengonsumsi gula dan karbohidrat sederhana. Anda sebaiknya jeli dengan tipe karbohidrat yang dikonsumsi.
"Yang terbaik adalah dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks untuk menjaga energi agar tetap stabil. Ada beberapa makanan yang bisa dipilih, seperti oatmeal, kentang manis atau whole wheat pasta dan beras merah bisa diandalkan," ungkap Marissa Lippert, seorang ahli gizi.
Makanan tersebut tak hanya mengandung serat, namun juga menjadi sumber magnesium yang sangat dibutuhkan tubuh saat siklus menstruasi.
Kacang atau Biji-bijian
Pilih kacang-kacangan sebagai cemilan di kala haid. Makanan ini mengandung vitamin B6 yang bermanfaat untuk mengurangi gejala PMS. Kacang tak hanya baik untuk sistem pencernaan namun juga membantu menstabilkan kondisi emosi, karena biji-bijian kaya akan karbohidrat kompleks yang mampu meningkatkan serotin, zat kimia yang menimbulkan rasa senang dan relaksasi.
Susu atau yoghurt
Keduanya merupakan sumber kalsium. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi 1.200 mg kalsium per hari mengalami penurunan nyeri haid hingga 30 persen. "Jika ada satu nutrisi yang dibutuhkan wanita untuk mengalahkan rasa nyeri haid adalah kalsium," papar Karen Ansel, juru bicara Asosiasi Diet Amerika.
Langganan:
Postingan (Atom)








